Sunday, 5 May 2013

Perbandingan Pendidikan (Bagian 1)




PERBANDINGAN PENDIDIKAN DI 10 NEGARA DENGAN INDONESIA DITINJAU DARI :
1.    JENJANG PENDIDIKAN DASAR DAN TINGGI
·      Negara Kanada
1)   Pendidikan Dasar
Pada jenjang pendidikan dasar dan menengah, pemerintah Kanada menerapkan ketentuan bahwa semua anak usia enam tahun sudah harus masuk kelas I Sekolah Dasar. Sekolah dasar: biasanya mulai kelas 1 sampai 6. Tahun ajaran biasanya berlangsung mulai bulan September sampai bulan Juni tahun berikutnya, tetapi kadang-kadang penerimaan murid dalam bulan Januari juga mungkin
2)   Pendidikan Tinggi
Kanada memiliki banyak universitas dan akademi yang tersebar di tiap wilayah dalam kota maupun di luar kota. Pada tahun 1663, seminari Quebec menjadi institusi pendidikan tingkat lanjut pertama di negeri cikal bakal Kanada. Institut berbahasa Inggris pertama adalah universitas New Brunswick yang pertama kali membuka pintunya untuk mahasiswa pada tahun 1785. Kebanyakan universitas Kanada dibiayai oleh negara, dan semua menjaga kualitas canggih secara konsisten tanpa memandang lokasinya. Kesemuanya menjaga mutu pendidikan akademis canggih secara otonomi. Jumlah mahasiswa di setiap universitas bervariasi dari 35000 sampai kurang dari 1000. Sebagai tambahan, banya universitas memiliki mahasiswa-mahasiswa yang belajar part-time dan tingkat lanjut (S2 dan S3).

·      Negara Armenia
1)   Pendidikan Dasar
pendidikan umum di Armenia berusaha untuk mengembangkan pengetahuan anak-anak alam dan diri, memahami nilai-nilai dan politik, dan persiapan militer. Lebih khusus, fokus dari sekolah dasar (kelas satu sampai tiga) adalah pada budidaya bahasa, matematika, dan keterampilan kerja, dengan mata terhadap pendidikan karakter. Sekolah menengah (kelas empat sampai delapan) membawa fokus pada ilmu pengetahuan dan hidup sehat, serta membantu mengembangkan rasa kemandirian dan perawatan diri pada siswa. SMA (kelas sembilan sampai sepuluh) membawa ini basis pengetahuan bersama-sama dan menawarkan pelatihan tambahan bagi siswa dengan kepentingan akademik khusus. Sebuah sekolah dapat menawarkan tingkat kelas tunggal atau tingkat kelas ganda.
2)   Pendidikan Tinggi
·      Tingkat pertama (sarjana muda) meliputi 4 tahun studi di institusi (Universitas). Tujuan utamanya adalah untuk memperoleh pengetahuan umum di mata pelajaran khusus dan juga untuk berkenalan dengan ekonomi, sejarah, filsafat, hukum, kedokteran dan mata pelajaran lain. Setelah menyelesaikan institusi tahun 4 "Bakalavri kochum" yaitu gelar Bachelor diberikan. The "Diplom" diberikan jika lembaga lima tahun.
·      Tingkat kedua (Kehakiman) mencakup berikutnya 2 tahun studi. Tujuannya adalah untuk memperoleh pengetahuan mendalam dalam mata pelajaran spesialisasi, untuk mempelajari mata pelajaran spesialisasi tambahan. Ini dapat berupa satu tahun atau program 2-tahun. Dalam kedua kasus siswa diberikan gelar Master yang pada suara Armenia "Magistrosi kochum" Gelar Master di Armenia diberikan hanya pada lembaga negara, satu-satunya pengecualian adalah American University of Armenia, yang merupakan perusahaan patungan yang disponsori oleh Diaspora Armenia yayasan.Namun tingkat lembaga ini (yang merupakan kampus UCLA) diakui oleh Republik Armenia dan merupakan salah satu gelar terbaik di Republik.
·      Tingkat ketiga ("aspirantura" - pasca sarjana beasiswa) terus 2 tahun. Siswa memperoleh pengetahuan yang diperlukan untuk melakukan penelitian ilmiah-kerja. Setelah menyelesaikan tingkat ini dan mempertahankan disertasi para siswa diberi penghargaan "Calon Science" derajat atau di Armenia "Gitutiunneri Teknatsu"

·      Negara Polandia
1)   Pendidikan Dasar
Sebelum reformasi 1999, pendidikan dasar berlangsung selama 8 tahun dan mendapatkan ?wiadectwo ukonczenia szkoly podstawowej (Sertifikat Kelulusan Pendidikan Sekolah Dasar). Sekunder pendidikan umum diberikan dalam empat tahun umum kamar bacaan (liceum ogólnokszta?c?ce)
2)   Pendidikan Tinggi
Di masa lampau Polandia banyak menghasilkan lulusan pendidikan tinggi yang cukup terkemuka di dunia selain Marie Curie dan Nicholaus Copernicus siapa yang tidak mengenal Frederik Chopin, sang pianist terkemuka abad 18 dengan sentuhan piano romantiknya dalam “Mozart of Romanticism”, lalu ada Romans Polanski sutradara dan produser film The Pianist yang memenangkan festival film Cannes dan Oscar, Robert Kubica sang pengemudi F1 dari Renault adalah driver asal Polandia, Karol Jozef Wojtyla yang terkenal sebagai Paus Johannes Paulus yang dikenal sebagai tokoh anti perang saat era perang dingin dan perang Irak 2003.
Organisasi pendidikan tinggi ini didasarkan pada undang-undang tentang pendidikan tinggi dari 27 Juli 2005. Sistem pendidikan tinggi terdiri dari kedua lembaga publik dan non-publik. Sebelum 1990, hanya ada lembaga negara pendidikan tinggi (dengan pengecualian dari Universitas Katolik Lublin). Undang-Undang Pendidikan Tinggi, diperkenalkan pada tahun 1990, memungkinkan penciptaan non-negara institusi pendidikan tinggi. Ketika Sekolah UU Pendidikan Tinggi Profesional mulai berlaku pada tahun 1997, program pendidikan profesional yang lebih tinggi diciptakan. Dengan demikian, saat ini, ada baik universitas-jenis dan non-universitas jenis (profesional pendidikan) lembaga-lembaga di Polandia. Lulusan dari program studi tingkat pertama (studia pierwszego stopnia) yang dianugerahi gelar profesional licencjat atau in?ynier (atau setara) setelah studi 3-4 tahun '. Lulusan dari program tingkat kedua (studia drugiego stopnia) yang dianugerahi gelar profesional magister atau setara setelah 1,5 sampai 2 tahun kursus tingkat magister melengkapi. Ada juga seragam 5-tahun kursus tingkat magister (jednolite studia magisterskie). Lembaga pendidikan yang paling tinggi berada di bawah tanggung jawab Departemen Pendidikan Nasional dan Sains. Beberapa, bagaimanapun, berada di bawah kendali Kementerian berwenang lainnya: Departemen Kesehatan (Akademi Kedokteran) dan Departemen Kebudayaan (Akademi Musik, Seni Rupa, Teater, dan Film Studies). Ada juga sekolah yang diawasi oleh Departemen Pertahanan Nasional (sekolah militer), Departemen Dalam Negeri dan Administrasi (sekolah utama dari layanan api, sekolah polisi) dan Kementerian Infrastruktur (merchant navy sekolah). Jumlah lembaga negara pendidikan tinggi adalah 129 dan ada 303 lembaga non-negara pendidikan tinggi. Credential memberikan akses ke pendidikan tinggi adalah dojrza?o?ci ?wiadectwo (Sertifikat Kematangan) dari jenis tertentu sekolah menengah. Masuk ke pendidikan tinggi didasarkan pada hasil pemeriksaan Jatuh Tempo. Lembaga pendidikan tinggi juga dapat mengatur ujian masuk dan memeriksa pengetahuan dan kemampuan yang diuji.

·      Negara jepang
1)   Jenjang pendidikan dasar
Pendidikan dasar di jepang adalah 9 tahun mulai dari SD hingga SMP, dan merupakan pendidikan wajib yang harus diikuti oleh setiap siswa yang ada di Jepang. Di mana pendidikan tersebut menjadi dasar pembentukan kepribadian, watak, dan prilaku. Sehingga pemerintah Jepang sengaja membebaskan biaya pendidikan untuk tingakat SD hingga SMP. Pendidikan wajib di Jepang diikuti oleh siswa yang berusia 6-15 tahun. Setiap tanggal 1 April Sekolah Dasar di Jepang mulai membuka tahun ajaran baru dan membuka pendaftaran bagi para calon-calon siswa tingkat Sekolah Dasar.
Pada Sekolah Dasar, murid-murid akan diajarkan bahasa Jepang, pengenalan lingkungan hidup, musik, menggambar, olahraga, kerajinan tangan, pelajaran-pelajaran topik, ilmu-ilmu sains, aritmatik, homemaking, dan sosial. Pada pelajaran mengenai ilmu sosial murid-murid Sekolah Dasar ini diberikan pendidikan moral, berpartisipasi dalam aktivitas sosial, dll. Pada Sekolah Dasar dipimpin oleh seorang guru kelas yang menguasai seluruh mata pelajaran yang akan diajarkan kepada para siswanya.
2)   Jenjang pendidikan tinggi
Ada tiga jenis pendidikan pada Perguruan Tinggi Jepang :
·      Universitas, Pada universitas terdapat pendidikan untuk menempuh gelar sarjana S1 bergelar Bachelor’s Degree ditempuh selama 4 tahun (untuk mahasiswa kedokteran dan dokter gigi menempuh pendidikan selama 6 tahun) dan Pascasarjana S2 Master’s Degree ditempuh selama 2 tahun dan S3 Doctor’s Degree ditempuh selama 5 tahun.
·      Junior College, Membutuhkan waktu sekitar tiga hingga 4 tahun masa pendidikan bagi para lulusan SMA. Junior College cukup memenuhi setengah dari kredit yang harus ditempuh Bachelor’s Degree. Calon-calon mahasiswa Universitas dan Junior College dipilih berdasarkan hasil ujian serta prestasi calon-calon mahasiswa ketika berada di SMA. Untuk universitas negri calon-calon mahasiswa dipilih berdasarkan dua tahap penyeleksian yaitu tes gabungan kecakapan dan ujian masuk universitas sebagai tahap akhir penyeleksian.
·      Technical College, Dapat diambil bagi calon mahasiswa yang tamat pendidikan SMP. Technical College menghasilkan lulusan-lulusan tenaga teknisi.

·      Negara Perancis
1)   Pendidikan Dasar
Di Perancis Pada tingkat Sekolah Dasar (SD) yang pendidikannya adalah gratis, wajib dan tidak membedakan aliran keagamaan, terdapat dua jenis pendidikan pararel; sekolah umum pemerintah dan sekolah-sekolah menengah kecil yang disebut “lycees”. Yang terakhir ini sering menampung murid-murid yang berasal dari kelas menengah borjuis, yang selalu keberatan mengirimkan anak-anaknya ke sekolah yang sama bersama anak-anak rakyat biasa.
Dari umur 6 sampai 11 tahun anak-anak memasuki sekolah rendah. Pelajaran di tingkat ini sama bagi semua anak, baik laki-laki maupun perempuan. Namun sebelum memasuki sekolah rendah itu, anak-anak memasuki pendidikan pra-sekolah, yang disebut ”ecoles maternelles” atau sekolah ibu, mulai umur 2 tahun. Pusat perhatian pendidikan pra-sekolah ini, adalah perkembangan fisik, intelek dan moral anak. Untuk mencapai tujuan tersebut kurikulumnya terdiri atas gerak badan, bermain-main, bernyanyi, menggambar dan melukis serta membuat barang-barang dengan tangan; dan diadakan latihan observasi terhadap benda-benda yang ada disekitar lingkungan anak.
Pada tahun terakhir anak-anak pra-sekolah mulai diperkenalkan dengan pelajaran membaca, menulis dan berhitung. Pendidikan rendah dibagi atas 3 bagian, yaitu:
·      Persiapan, bagi anak yang berumur 6 sampai 7 tahun.
·      Elementer, bagi anak yang berumur 7 sampai 9 tahun.
·      Pertengahan, bagi anak yang berumur 9 sampai 11 tahun
2)   Pendidikan Tinggi
Jenjang pendidikan tinggi, diberikan di universitas-universitas. Universitas Sarbonne di Paris adalah Universitas Pusat. Disetiap academie ada sebuah universitas sebagai pusat. Setiap universitas, baik di pusat, maupun yang di academie-academie, terdiri dari sejumlah fakultas. Suatu universitas dapat juga meliputi lembaga-lembaga yang meliputi suatu akademi dalam ilmu-ilmu tertentu. Fakultas atau institut penelitian atau sekolah tinggi yang menjadi bagian dari suatu universitas, mempunyai otonomi yang luas; dan mempunyai fasilitas-fasilitas sendiri seperti laboratorium dan perpustakaan. Universitas Paris misalnya; mempunyai lebih dari 100 perpustakaan khusus dalam bidang-bidang tertentu dan tersebar di berbagai tempat (Tadjab,1994:101). Pendidikan Tinggi (universitas), dibagi dalam 3 cycle, masing-masing 2 tahun lamanya dan diakhiri dengan ujian.
Cycle pertama mengenai ”science” terdiri dari 4 jurusan yang dapat dipilih mahasiswa. Kalau lulus ujian pada cycle science ini, mahasiswa mendapat ijazah  D.U.E.S. dan diberi kesempatan untuk melanjutkan ke institusi lain, atau akan  terus belajar pada universitas yang sama.
Cycle kedua mengenai kesenian, mempunyai 5 jurusan, untuk mahasiswa yang tidak ingin menjadi guru. Yang lulus ujian akhir cycle kesenian ini mendapat ijazah D.U.E.L.
Cycle ketiga, ditujukan untuk menghasilkan para peneliti dengan gelar ”maitreise”. Bagian science terdiri dari 12 jurusan. Selama cycle ini, mahasiswa bagian science harus mendapatkan 4 ijazah (2 ijazah) setiap tahun, sedangkan bagian kesenian 2 ijazah. Untuk mendapatkan gelar ”maitrase” seorang mahasiswa harus membuat thesis; pada akhir tahun ketiga diberi ijazah ”licence”, yang menghendaki pengkhususan dalam satu atau dua mata pelajaran di sekolah. Ijazah untuk menjadi guru Lycee diperoleh setelah menamatkan IPES (Institut de Preparation Aux Enseignenments Du Second Degree), dan menempuh ujian negara yang diadakan tiap tahun dan bersifat kompetitif dan selektif. Pada akhir cycle ketiga, mahasiswa yang lulus ujian, mendapat gelar doktor.

·      Negara Aljazair
1)   Pendidikan Dasar
Ecole fondamentale (Fundamental School)
Panjang program: sembilan tahun
Rentang usia: 6-15tahun
2)   Pendidikan Tinggi
Program Universitas

·       Stadium I: Pada tingkat sarjana, program yang ditawarkan pada dua track paralel. Yang pertama adalah jalur tiga tahun pendek, yang dalam banyak kasus tidak memberikan akses untuk penelitian lebih lanjut. Siswa lulus dari lintasan pendek program yang dianugerahi Diplome d'Etudes  Universitaires appliques (DEUA). Lebih umum adalah empat sampai lima tahun program panjang yang menuju ke lisensi atau Diplome d'Etudes Superieures (keduanya empat tahun) atau, dalam lembaga teknologi yang Diplome d'Ingenieur (lima tahun), yang diberikan dalam bidang teknologi dan beberapa alam dan ilmu bumi. Para lisensi diberikan di humaniora dan ilmu sosial untuk lulusan perguruan tinggi, guru-lembaga pelatihan dan khusus lembaga. Para Diplome d'Etudes Superieures diberikan di bidang ilmiah dan teknologi. Selanjutnya pendidikan lima tahun  termasuk  Diplome d'Etat d'Architecte, Diplome de Pharmacien danDiplome Vétérinaire de Dokter . Dalam bidang-bidang seperti teknik, siswa yang telah menyelesaikan DEUA di bidang terkait dapat memasuki tahun ketiga dari d'Ingenieur Diplomeprogram. Para Diplome de Docteur en Medecine membutuhkan tujuh tahun studi.
·       Stadium II: Tingkat penelitian pertama ( Diplome de postgraduation ) yang ditawarkan untuk lulusan relevan pertama program lama ( lisensi, DES ) adalah dua tahun Diplome de Magister . Mahasiswa mengambil kelas inti praktis dan teoritis di samping kelas dan pilihan di daerah mereka spesialisasi. Siswa juga diharuskan untuk belajar bahasa asing dan melakukan penelitian asli yang berpuncak pada persiapan dan pertahanan dari tesis. Jika mereka berencana untuk menjadi pendidik, mahasiswa diwajibkan untuk mengambil kelas pedagogis. Selain menyelesaikan program pertama-tier panjang, siswa harus lulus ujian masuk untuk mendaftar di magister program. Dalam kebanyakan kasus sertifikat diploma akan menyebutkan bidang studi kelas,, spesialisasi keseluruhan dan judul tesis. Magister program yang ditawarkan di kedua universitas dan institut dengan fakultas yang berkualitas.
·       Tahap III: Tingkat Doktor adalah gelar tertinggi yang diberikan di Aljazair. Hal ini terbuka untuk pemegang magister dan memerlukan tiga sampai lima tahun penelitian asli, penerbitan setidaknya satu artikel dalam jurnal ilmiah dan persiapan dan pertahanan disertasi. Sebuah kelas terhormat atau très terhormat pada disertasi diperlukan untuk penerimaan

·      Negara Arab Saudi
1)   Pendidikan Dasar
              Durasi: 6 tahun (umur 6 – 12 tahun)
              Pelajaran wajib: bahasa arab, seni, geografi, sejarah, ekonomi rumah tangga (khusus perempuan), 
              matematika, pendidikan fisika (khusus laki-laki), studi Islam, dan sains.
2)   Pendidikan Tinggi
Pendidikan tinggi atau universitas di Arab Saudi terbagi menjadi dua bagian utama yakni Pendidikan Agama dan Pendidikan Umum. Namun demikian, sekarang sudah sangat banyak universitas yang menggabungkan keduanya. Jenis perguruan tinggi di Arab Saudi adalah universitas, institut untuk perempuan (college for women), institut administrasi publik (institute of public administration) dan institut keguruan (teacher training college). Semua universitas berada di bawah supervisi Kementerian Pendidikan Tinggi (Ministry of Higher Education) kecuali Universitas Islam Madinah (Islamic University of Medinah), Universitas terbaik di Arab Saudi untuk pendidikan agama Islam, yang berada di bawah supervisi dewan menteri (Council of Ministers). Untuk memasuki perguruan tinggi di Arab Saudi, calon mahasiswa harus memenuhi tes masuk perguruan tinggi (General Secondary Education Certificate Examination) atau Tawjihi.

·      Negara Singapura
1)   Pendidikan Dasar
Ini adalah program sekolah wajib di Singapura dengan masa tempuh pendidikan selama 6 tahun yang terdiri dari 4 tahun pendidikan dasar dari kelas 1 hingga 4 dan dilanjutkan dengan 2 tahun masa orientasi mulai kelas 5 hingga 6. Keseluruhan dari program pendidikan ini adalah untuk memberikan bekal kepada para siswa dalam mata pelajaran Bahasa Inggris, Bahasa Ibu dan Matemarika. Pada tahun terakhir (kelas 6), para siswa akan menjalani ujian nasional bernama PSLE (Primary School Leaving Examination), yang akan sangat menentukan masa depan pendidikan mereka.
2)   Pendidikan Tinggi
Setelah menyelesaikan ujian tingkat GCE 'O', para siswa diperbolehkan mendaftar untuk mengikuti program akademi selama dua tahun masa pelajaran pada pra-universitas atau institut terpadu selama tiga tahun masa pelajaran pada pra-universitas, yang keduanya merupakan dasar untuk masuk ke universitas. Kurikulum terdiri dari dua mata kuliah wajib, yaitu General Paper dan Mother Tongue, dan maksimum empat subyek Singapore-Cambridge General Certificate of Education 'Advanced' (GCE 'A') dari tingkat seni, ilmu pengetahuan dan pelajaran tentang perniagaan. Di akhir masa pelajaran pada pra universitas siswa mengikuti ujian tingkat GCE 'A'.
Pendidikan Tinggi merupakan jenjang pendidikan setelah pendidikan menengah yang mencakup program pendidikan diploma, sarjana, magister, spesialis dan doktor yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi.
 
·      Negara Australia
1)   Pendidikan Dasar
Australia terdiri dari 6 (enam) negara bagian (New South Wales, Queensland, Tasmania, Australia Selatan, Australia Barat dan Victoria) dan 2 (dua) wilayah daratan (Northern Territory dan Australian Capital Territory). Pada masing-masing negara bagian dan wilayah daratan terdapat perbedaan lamanya pendidikan dasar (Primary School), yaitu ada yang 6 (enam) tahun dan ada yang 7 (tujuh) tahuan.
Untuk negara bagian dan wilayah daratan New South Wales, Victoria, Tasmania dan Australian Capital Territory, Sekolah Dasar (Primary School) selama           6 (enam) tahun dan untuk negara bagian dan wilayah daratan Queensland, Australia Selatan, Australia Barat dan Northern Territory, Sekolah Dasar (Primary School) selama 7 (tujuh) tahun.
Pendidikan dasar atau Primary School adalah wajib bagi  anak yang berusia          6 (enam) tahun sampai usia 12 atau 13 tahun tergantung dari lamanya pendidikan dasar di daerah tersebut. Untuk kurikulum pada masing-masing negara bagian dan wilayah daratan ada yang sama ada juga yang berbeda, tergantung dari otorita daerah masing-masing. Untuk semua negara bagian dan wilayah daratan Sekolah Dasar (Primary School) yang bersifat keagamaan merupakan milik swasta (tidak ada satupun sekolah dasar yang bersifat keagamaan merupakan sekolah dasar negeri).
2)   Pendidikan Tinggi
Pendidikan tinggi adalah jenjang pendidikan setelah pendidikan menengah yang mencakup program pendidikan sertifikat, diploma, sarjana, sertifikasi (Graduate Certificate), profesi (Graduate Diploma), magister dan doktor yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi di Australia. Perguruaan tinggi di Australia adalah Program Lanjutan, Akademi, Sekolah Tinggi dan Universitas.
Program lanjutan di Australia merupakan jalur pendidikan berupa kursus keterampilan yangi terlebih dahulu harus menyelesaikan pendidikan menengah. Jalur pendidikan ini tidak mengutamakan gelar sarjana dan  mendapatkan sertifikat dengan level I-IV, tergantung dari tingkat keahliannya. Lama pendidikan program lanjutan berkisar antara 6 – 24 bulan.
Akademi di Australia memfokuskan pada keahlian dari mahasiswa, yang sasarannya dunia kerja. Lama pendidikan ditingkat akademi antara perguruan tinggi berbeda-beda berkisar antara 1,5 – 3 tahun.  Pada jalur pendidikan ini, mahasiswa dapat melanjutkan kependidikan yang lebih tinggi (tingkat universitas).
Sekolah tinggi dan univeristas bertujuan untuk mencetak sarjana, magister maupun doktor. Lama pendidikan untuk memperoleh gelar sarjana (Bachelors degree) berkisar antara 3 – 5 tahun, untuk sertifikasi (Graduate Certificate) dibutuhkan waktu 6 bulan dan untuk pendidikan profesi (Graduate Diploma) dibutuhkan waktu 1 tahun. Untuk melanjutkan ketingkat yang lebih tinggi (Masters degree) diperlukan waktu 1 – 2 tahun dan doktor (PhD) diperlukan waktu  4 – 5 tahun

·      Negara Agrentina
1)   Pendidikan Dasar
Berdasarkan tabel diatas, sekolah dasar di negera Argentina dilaksanakan selama tujuh tahun, dengan tahun akademik maret sampai Desember dan berlangsung sekitar 200 hari (40 jam/tahun dengan jumlah jam belajar 23,5 jam/minggu). Sekolah ditutup untuk liburan nasional, seperti Jumat Agung dan Paskah, dan dua minggu pada bulan Juli untuk berlibur. sementara itu penyelenggaraan pendidikan Sekolah Dasar berlangsung 6 tahun dengan waktu efektif  belajar 34 minggu / tahun, jumlah jam belajar 27-38 /minggu. Hal ini menunjukkan bahwa adanya persamaan antara masa belajar Sekolah Dasar yang dilaksanakan oleh Negara Argentina (7 tahun) dan Indonesia (6 tahun). Serta jumlah materi pelajaran pada negera Argentina lebih sedikit dibanding negara Indonesia. Pelajaran resmi di argentina terdiri dari Bahasa Spanyol, matematika,  ilmu pengetahuan sosial,  ilmu pengetahuan alam, pelatihan (musik, seni estetika, dan kerajinan tangan), pendidikan jasmani.
2)   Pendidikan Tinggi
Pendidikan tinggi di Argentina dibagi menjadi 3 fase, yaitu Masa studi 3 tahun  untuk guru dan teknisi, 4-6  tahun untuk teknik, kedokteran, hukum dan kualifikasi pascasarjana. Meskipun pendidikan tinggi secara teori gratis, biaya tersembunyi seperti akomodasi, transportasi, bahan dan pendapatan forgoing membuat ini kurang dari kenyataan.

·      Negara Indonesia
1)   Pendidikan Dasar
Indonesia merupakan negara kepulauan yang terdiri atas 33 propinsi. Lama pendidikan dasar di Indonesia adalah 9 (tahun) tahun, yaitu Sekolah Dasar (SD/MI) selama 6 (enam) tahun dan Sekolah Menengah Pertama (SMP/MTs) selama 3 (tiga) tahun. Pendidikan dasar adalah wajib bagi anak berusia 6 (enam) tahun sampai usia 15 tahun.
Di Indonesia, ada 2 (dua) jalur pendidikan dasar yang setaraf dengan SD dan SMP, yaitu MI dan MTS. Jenjang pendidikan dasar dimulai pada kelas 1 (satu) sampai kelas 6 (enam) untuk SD/MI dan kelas 7 (tujuh) sampai   9 (sembilan) untuk SMP/MTs
2)   Pendidikan Tinggi
Perguruan  tinggi di Indonesia dapat berbentuk Akademi, Politeknik, Sekolah Tinggi, Institut dan Universitas.
Akademi adalah pendidikan tinggi yang diarahkan pada penguasaan keahlian terapan tertentu dalam satu cabang atau sebagian cabang ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni tertentu. Akademi mencakup program pendidikan vokasi yaitu diploma 1 (D1) dengan lama studi 1 tahun, diploma 2 (D2) dengan lama studi 2 tahun, diploma 3 (D3) dengan lama studi 3 tahun, dan diploma 4 (D4)  atau maksimal setara dengan program pendidikan sarjana. Lulusan pendidikan akademi akan mendapatkan gelar akademi.
Politeknik adalah pendidikan tinggi yang diarahkan pada penguasaan keahlian terapan tertentu dalam sejumlah bidang pengetahuan khusus. Politeknik mempunyai program pendidikan sama seperti akademi. Beda akademi dan politeknik terletak pada bidang pengetahuannya (politeknik bidang pengetahuannya lebih khusus dibanding akademi).
Sekolah tinggi / institut / universitas adalah perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan akademik (yang diarahkan terutama pada penguasaan dan pengembangan disiplin ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni tertentu, yang mencakup program pendidikan sarjana, magister, dan doktor) dan/atau vokasi dalam lingkup satu disiplin ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni dan jika memenuhi syarat dapat menyelenggarakan pendidikan profesi (pendidikan tinggi setelah program pendidikan sarjana yang mempersiapkan peserta didik untuk memiliki pekerjaan dengan persyaratan keahlian khusus).
Institut merupakan perguruan tinggi negeri, sedangkan sekolah tinggi merupakan perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi swasta. Beda universitas dengan institut dan sekolah tinggi adalah dari program studi yang ditawarkan (unversitas program studinya lebih umum dan beragam).
Untuk memperoleh gelar sertifikasi (dalam pendidikan akta 4) memerlukan waktu rata-rata 1 tahun dan gelar profesi (spesialis) rata-rata memerlukan waktu 1 – 2 tahun.

Thursday, 2 May 2013

Hari Pendidikan Nasional

Tepat hari ini ya pendidikan nasional
Seluruh Indonesia Menggelar acara rutin disetiap satuan pendidikan. yaitu upacara. moga pendidikan di indonesia makin jaya di udara. bukan malah terpuruk dengan segala sesuatu yang membelit dunia pendidikan kita. Ki Hajar Dewantara sudah mengajarkan kepada kita bagaimana membangun suatu pendidikan yang  baik. apakah pendidikan kita kian tahun kian menurun? anggapan saya tidak. pendidikan kita ini sebenarnya tetap meningkat, tetapi nengara lain lebih cepat pergerakannya, sedangkan kita masih kalah dengan kepentingan politik. Ibarat negara lain menggunakan mobil, kita make bemo.hehe.. pisss

 Hidup Pendidikan indonesia..


SAMBUTAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PADA PERINGATAN HARI PENDIDIKAN NASIONAL TAHUN 2013
KAMIS, 2 MEI 2013

Assalamualaikum­ warahmatullahi wabarakatuh.
Selamat pagi dan salam sejahtera bagi kita semua.
Hadirin, peserta upacara yang berbahagia,
Alhamdulillah, marilah kita senantiasa bersyukur ke hadirat Illahi Rabbi, Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat rahmat dan hidayah-Nya, kita semua masih diberi kesempatan, kekuatan, kesehatan, dan kecintaan sehingga kita dapat melaksanakan peringatan Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2013, dalam keadaan sehat dan penuh semangat.

Melalui peringatan ini, perkenankan­ saya, atas nama Pemerintah ingin menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tinggi­nya kepada seluruh insan pendidikan, pemerintah daerah, organisasi yang bergerak di dunia pendidikan dan pemangku kepentingan lain atas segala ikhtiar, kepedulian dan perhatian yang diberikan dalam menumbuhkembangkan dunia pendidikan. Kita berdoa agar para tokoh dan pejuang pendidikan yang telah mendahului kita memperoleh tempat yang layak di sisi-Nya dan kita semua yang saat ini memperoleh amanah untuk mengelola pendidikan diberi kekuatan, kecerdasan, dan kesabaran dalam mempersiapkan generasi masa depan yang lebih baik.

Dalam kesempatan ini, saya ingin menyampaikan ucapan ”Selamat Hari Pendidikan Nasional, tanggal 2 Mei 2013”. Semoga segala ikhtiar kita untuk memajukan dunia pendidikan menjadi semakin berkualitas dan akses pendidikan bagi rakyat Indonesia secara keseluruhan semakin terbuka dan dapat segera terwujud.

Atas nama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, perkenankan saya menyampaikan permohonan maaf setulus-tulusny­a atas persoalan penyelenggaraan­ Ujian Nasional Tingkat SMA sederajat tahun pelajaran 2012/2013. Hal ini harus kita jadikan sebagai pelajaran yang sangat berharga dalam memberikan layanan pendidikan kepada masyarakat.

Hadirin yang berbahagia, Ibarat tubuh, agar tahan terhadap berbagai macam penyakit, haruslah daya imunitasnya ditingkatkan, satu di antara upayanya adalah melalui vaksinasi. Dalam perspektif sosial kemasyarakatan ada tiga penyakit sosial yang sangat besar dampak negatifnya yaitu (i) kemiskinan; (ii) ketidaktahuan; dan (iii) keterbelakangan­ beradaban. Bagaimana caranya menaikkan daya tahan (imunitas) sosial agar terhindar dari ketiga macam penyakit tersebut? Jawabannya adalah pendidikan. Oleh karena itu, pendidikan dapat menjadi vaksin sosial. Selain sebagai vaksin sosial, pendidikan juga merupakan elevator sosial untuk dapat meningkatkan status sosial. Dua hal itulah yang melatarbelakang­i tema peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun ini, yaitu ”Meningkatkan Kualitas dan Akses Berkeadilan”. Kita memerlukan vaksin dan elevator sosial itu sehingga kita terhindari dari tiga penyakit tersebut dan sekaligus mampu meningkatkan status sosial.

Tema itu merupakan cerminan dari jawaban terhadap tantangan, persoalan, dan harapan seluruh masyarakat dalam menyiapkan generasi yang lebih baik. Layanan pendidikan haruslah dapat menjangkau ke seluruh lapisan masyarakat sesuai dengan prinsip pendidikan untuk semua (Education for All) tanpa membedakan asal-usul, status sosial, ekonomi, dan kewilayahan.
Hadirin yang berbahagia, UUD 1945 mengamanatkan bahwa setiap warga negara berhak memperoleh pendidikan dasar dan negara wajib membiayainya (Pasal 31 ayat 1 dan 2 UUD 1945). Oleh karena itu, pemerintah pusat dan daerah bersama-sama masyarakat telah berusaha memenuhi amanat tersebut melalui pembangunan sekolah-sekolah­ di seluruh Indonesia, termasuk di daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal).
Akses pendidikan dipengaruhi oleh ketersediaan satuan pendidikan dan keterjangkauan dari sisi pembiayaan. Untuk itu, pemerintah terus menerus menyiapkan ketersediaan satuan pendidikan yang layak, terutama di daerah 3T, termasuk di dalamnya pengiriman guru melalui program Sarjana Mendidik di daerah 3T (SM-3T). Dari sisi keterjangkauan pemerintah telah menyiapkan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk pendidikan dasar dan menengah, Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN), Bantuan Siswa Miskin (BSM), Bidik Misi dan Beasiswa.

Pada tahun 2013 ini, telah disiapkan anggaran Rp 7,8 triliun untuk BSM. Selama itu, sejak dua tahun terakhir, telah dibuka beberapa perguruan tinggi negeri (termasuk Akademi Komunitas) di daerah perbatasan dan di beberapa daerah yang dinilai strategis. Di samping sebagai upaya penyebaran pusat unggulan perguruan tinggi tersebut, juga berperan sebagai sabuk pengaman sosial dan politik bagi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Untuk itu, telah disiapkan kebijakan-kesem­patan khusus bagi putra-putri Papua, Papua Barat, dan daerah 3T lain untuk menjadi mahasiswa di berbagai perguruan tinggi terbaik di Indonesia melalui program Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADIK).
Dalam kesempatan ini pula saya ingin mengajak kepada semua pencinta dunia pendidikan untuk bersama-sama membuka posko anti drop out (DO) atau anti putus sekolah pada awal tahun pelajaran nanti.
Kita ingin memastikan agar anak-anak kita dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, terutama dari jenjang pendidikan dasar ke menengah.

Hadirin yang berbahagia, Sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pendidikan, insya Allah mulai tahun pelajaran 2013/2014 akan diterapkan Kurikulum 2013 untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah secara bertahap dan terbatas. Bertahap, berarti kurikulum tidak diterapkan di semua kelas di setiap jenjang, tetapi hanya di kelas 1 (satu) dan kelas 4 (empat) untuk jenjang SD, dan kelas 7 (tujuh) untuk SMP, serta kelas 10 (sepuluh) untuk SMA dan SMK. Terbatas diartikan bahwa jumlah sekolah yang melaksanakannya­ disesuaikan dengan tingkat kesiapan sekolah. Kurikulum 2013 ini dirancang untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi pengetahuan, keterampilan, dan sikap secara utuh. Hal ini penting dalam rangka antisipasi kebutuhan kompetensi abad 21 dan menyiapkan generasi emas 2045.

Hadirin yang berbahagia, Akhirnya, mari kita tingkatkan upaya dan keikhlasan kita dalam memberikan layanan pendidikan kepada masyarakat. Saya ucapkan selamat memperingati Hari Pendidikan Nasional kepada semua pendidik, tenaga kependidikan, peserta didik, penggiat dan pecinta dunia pendidikan di seluruh tanah air. Semoga apa yang kita lakukan dalam dunia pendidikan selama ini, menjadi bagian dari amal ibadah kita. Amin. Terima kasih.

Wasalamualaikum­ warahmatullahi wabarakatuh,

Jakarta, 2 Mei 2013
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
Mohammad Nuh

Bersyukur Dengan Apa Yang di Anugerahkan Oleh Allah

Banyak hal yang masih perlu dibenahi untuk diri kita. Karena banyak kekurangan ketika kita melakukan sesuatu dan terkadang tidak kita sadari. Terkadang ketidak pekaan kita terhadap sesuatu kesalahan akibat dari penyakit hati yang mulai timbul, yaitu "sombong". Ya Allah Jauhkanlah hamba ini dari sifat sombong. amiin. Kesombongan tidak membuat kita semakin nyaman dalam hidup ini, tetapi hanya akan menyakitkan hati, dengan pikitan selalu ingin menjadi yang ter-----?

Manusia yang sukses dan bahagia bukanlah orang yang kaya dengan harta yang melimpah, tetapi ia sudah mensyukuri apa yang diberikan Allah kepadanya.Mensyukuri bukanlah pasrah dengan apa yang di berikan oleh Allah, tetapi tetap harus berusaha dengan jalan berkerja dan membagikan hasil kerja kita kepada orang yang membutuhkan (sedekah).

Ucapan Alhamdulillah terkadang sepele di ucapkan oleh kita, tetapi ternyata memiliki makna yang dalam, menandakan kita bebrsyukur dengan apa yang ada. dapat uang 1000, alhamdulillah.. hehehe